Lembah Pantunan Potensial Dijadikan Wisata Alam

  • 20 April 2012
Lembah Pantunan Potensial Dijadikan Wisata Alam

Bangli (Bisnis Bali) – Lembah pantunan yang berlokasi di Kecamatan Tembuku- Bangli, merupakan salah satu potensi wisata yang belum digarap secara maksimal.

Keunggulan yang ditawarkan oleh objek wisata ini adalah keindahan alamnya yakni hamparan persawahan yang ada di dasar sebuah bukit kecil yang keindahannya tidak kalah dengan objek wisata Ceking-Tegallalang, Gianyar.

Pemkab Bangli sebelumnya memang sempat merancang kawasan ini sebagai salah satu objek wisata alternatif yang bisa dijangkau ketika wisatawan hendak melakukan perjalanan ke Besakih, Karangasem.

Namun sayang, hingga saat ini perkembangan objek wisata ini masih jauh dari harapan. Sebelumnya, seorang tokoh pariwisata Tembuku sempat mengajak wisatawan mancanegara berkunjung ke kawasan ini. Namun, sayangnya saat ini tidak ada tindak lanjut.

“Keindahan yang ditawarkan objek wisata lembah Pantunan tidak kalah dengan objek wisata Penelokan atau Ceking. Namun, minimnya sarana prasarana khususnya akses jalan yang belum memadai menyebabkan keindahan alam ini belum digarap dengan maksimal,” ungkap I Wayan Madra, salah seorang warga, belum lama ini.

Menurutnya, di zaman kepemimpinan Bupati Bangli saat itu yakni IBGA Ladip, kawasan ini memang sempat dipromosikan menjadi salah satu objek wisata. Bahkan, saat itu Pemkab Bangli berhasil menggandeng sejumlah biro perjalanan untuk mengajak tamunya ke kawasan ini.

“Promosi saat itu memang cukup gencar dilakukan oleh Pemkab Bangli, bahkan beberapa wisatawan telah datang ke tempat ini,” ungkap Madra seraya menambahkan, sayangnya setelah bom Bali objek wisata ini sepertinya dilupakan baik oleh Pemkab Bangli maupun oleh kalangan pelaku pariwisata. “Kondisi ini bertambah parah akibat akses jalan yang belum memadai,” katanya.

Sebelumnya, Ketua BPC PHRI Bangli, I Ketut Putranata mengakui potensi keindahan alam yang ada di Bangli bukan hanya ada di Kintamani saja, namun juga tersebar hampir di seluruh kecamatan di Bangli termasuk di Tembuku. “Sayang potensi tersebut belum berhasil digarap secara maksimal, lantaran berbagai kendala yang masih dihadapi,” katanya.

  • 20 April 2012

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita