Bakti Sosial

  • 01 September 2016
bakti sosial
Daur ulang sampah plastik sangat berperan untuk mengurangi dampak pencemaran kemasan plastik terhadap lingkungan. Sebagaimana kita ketahui, selain sampah organik yang kemudian umumnya dimanfaatkan sebagai kompos, ada juga sampah non organik atau disebut juga sampah yang tidak dapat hancur, di antaranya limbah kemasan plastik. Dengan itu kita dapat mengubahnya menjadi barang barang kerajinan daur ulang bernilai ekonomis.
Berdasarkan pengalaman bapak Camat Tembuku( I Dewa Agung Putu Purnama,SSTP) dan Made Sutirka( Pengerajin Daur Ulang Sampah Plastik) dan I Nyoman Sukayasa( Bank Sampah/Leluhu Shanti )  yg menjadi narasumber di acara bakti sosial Universitas Ngurah Rai Denpasar Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu politik, yang bertempat di Tembuku Kaja tahun 2016, mengenai sampah plastik yang dihasilkan di kecamatan Tembuku sangat besar maka dari itu kita harus mulai sadar akan lingkungan karena sampah plastik kedepannya bisa mengancam kehidupan kita semua.
 
Pemanfaatan plastik daur ulang dalam pembuatan kembali barang-barang plastik telah berkembang pesat. Hampir seluruh jenis limbah plastik (80%) dapat diproses kembali menjadi barang semula walaupun harus dilakukan pencampuran dengan bahan baku baru dan additive untuk meningkatkan kualitas. Pemanfaatan limbah plastik merupakan upaya menekan pembuangan plastik seminimal mungkin dan dalam batas tertentu menghemat sumber daya dan mengurangi ketergantungan bahan baku impor. Pemanfaatan limbah plastik dapat dilakukan dengan pemakaian kembali (reuse) maupun daur ulang (recycle).yang telah dilakukan salah satunya I Nyoman Sukayasa Kelian banjar Dinas Tembuku Kawan, dengan harapan kedepannya Tembuku Bebas dari pencemaran Sampah Plastik seperti yg kita liat sekarang,salah satunya di bawah jembatan banyak masyarakat belum menyadari membuang sampah tidak pada tempatnya seperti foto ini.
  • 01 September 2016

Berita Terkait Lainnya

Cari Berita